Ratusan masyarakat Indonesia di San Francisco mengadakan gerakan menyalakan cahaya lilin sebagai bentuk rasa peduli serta keprihatinannya terhadap situasi keadilan di Tanah Air saat ini.

Lebih dari itu, kegiatan tersebut juga digelar sebagai tuntutan agar Ahok dibebaskan dari jeratan hukum yang saat ini masih mendekam dalam balik jeruji terkait kasus penodaan agama.

Liana, salah satu diaspora Indonesia yang melibatkan dirinya sebagai relawan di acara mengungkapkan rasa peduli dan keprihatinannya, “Kita peduli dengan saudara-saudara di sana, kita ingin Indonesia yang berubah, Indonesia yang lebih baik lagi, Indonesia yang bersatu,“ ungkapnya saat ditemui Kabari di sela acara di Union Square, San Francisco.

Menurutnya, jika masyarakat Indonesia bersatu maka perubahan itu bisa terjadi, “Kita bisa merubah mulai dari kita masing-masing, kalau kita semua bersatu, diaspora luar negeri maupun masyarakat di Indonesia kita bersatu untuk membuat Indonesia lebih baik lagi, kita bisa, dan saya yakin dari gerakan yang kecil-kecil ini, di semua penjuru dunia, Indonesia bisa semakin melihat kalau rakyat Indonesia banyak dimana-mana, dan perubahan itu bisa terjadi,“ kata Liana.

Selain itu, ia juga mengaku sangat merindukan perubahan serta meyakini bahwa dengan rahmat Tuhan bisa membuat Indonesia yang baru.

Ada pula Epi, yang merasa hatinya terpanggil ketika mendengar ketidakadilan yang menimpa seorang tokoh politik, dan ia juga merasakan keprihatinannya.

“Saya merasa terketuk hati saya, tidak pernah merasa sampai hari ini, terketuk untuk seorang politikus di Indonesia, tapi saya rasa untuk Indonesia menjadi lebih baik lagi saya akan berjuang sampai titik akhir penghabisan,“ ungkap Epi.

Dengan demikian, harapan para aksi yang tergabung dalam Candle Light Vigil for Ahok, selain menunjukkan keprihatinan, mereka juga berharap perubahan di Indonesia atas hukum keadilan. (Kabari1008)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here