Pasca penahanan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), situasi terkini yang beredar adalah pemberitaan mengenai imam besar FPI Habib Rizieq yang belum kembali ke tanah air untuk memenuhi panggilan Polri sebagai saksi terkait kasus baladacintarizieq.

Frans Tshai mengatakan, situasi seperti ini membuat  Jakarta riuh atas sikap Rizieq sehingga banyak menuai berbagai macam komentar di masyarakat, misalnya  ada yang bilang tidak pantas, juga ada yang mengatakan tidak berani bertanggung jawab atas apa yang sudah Rizieq lakukan, lebih lanjut  Frans mengatakan itulah interprestasinya.

Selain itu,masyarakat menaruh harapan begitu besar, agar pemerintah bisa meciptakan kondisi Jakarta yang tenang tidak ada lagi demo.

Menurut Frans, “Jika keadaan masih seperti itu, siapapun yang  jadi presiden dan polanya masih sama, kita sukar membangun negara ini menjadi negeri yang kuat, ini saya yakin benar, potensi kita luar biasa besar, alam kita luar biasa kaya, manusia Indonesia sangat pintar, “ ujar Frans.

Namun sistim pendidikannya keliru, lanjutnya, “ Kita punya Sumber Daya Manusia  yang tidak kuat, ini harus dirubah, “ katanya.

Ia berharap pemerintah secepatnya membuat perubahan sistim pendidikan dari mulai Sekolah Dasar hingga Perguruan Tinggi memasukkan masalah pendidikan karakter.

Lebih lanjut Frans menjelaskan, “Dengan karakter yang kuat, kita bisa mempunyai SDM yang siap pakai dimanapun berada, jelas Frans.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here